JELAJAH

Danramil 08/Kronjo Ikuti Bimtek Ketahanan Pangan Kodiklat TNI, Perkuat Kemandirian Wilayah

SuaraRepublik
2/06/2026, 19.38 WIB Last Updated 2026-02-06T12:38:19Z

 

Suararepublik.id 


TANGERANG  – Dalam rangka mendukung program prioritas pemerintah terkait kedaulatan pangan, Danramil 08/Kronjo Kapten Arh Afip Ali Haini, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 2 hingga 6 Februari 2026.


​Kehadiran Kapten Arh Afip Ali Haini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dandim 0510/Tigaraksa guna memastikan jajaran kewilayahan memiliki kompetensi mumpuni dalam mengelola potensi pangan lokal. Pelatihan ini dipusatkan di Markas Komando Pendidikan & Latihan (Mako Kodiklat) TNI, Ampera, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan.

​Komandan Kodiklat TNI, Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, dalam arahannya menekankan bahwa personel TNI harus menjadi motor penggerak ketahanan pangan di tingkat keluarga maupun wilayah. Beliau menginstruksikan agar seluruh peserta Bimtek mampu:


​Mewujudkan ketersediaan pangan mandiri dan mengurangi ketergantungan dari luar.


​Memanfaatkan potensi lokal dan mengolah limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan lahan dan diversifikasi pangan.


​Mendukung penuh program ketahanan pangan nasional hingga ke tingkat desa.


​Materi Komprehensif: Dari Budidaya hingga Pengolahan Limbah


​Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan materi teknis yang aplikatif, mencakup tiga sektor utama:


​Sektor Pertanian: Budidaya tanaman pangan seperti jagung dan edamame, serta optimalisasi lahan terbatas melalui sistem hidroponik dan vertikultur (Pekarangan Pangan Lestari).


​Sektor Peternakan & Perikanan: Teknis budidaya ayam petelur dan ikan lele. Salah satu materi unggulan adalah budidaya Maggot BSF sebagai solusi pakan alternatif mandiri berbasis limbah lokal.


​Diversifikasi Pangan: Teknik pengolahan hasil panen, pengembangan pangan lokal non-beras, serta metode pengawetan pakan.

​Ditemui di lokasi kegiatan, Danramil 08/Kronjo Kapten Arh Afip Ali Haini menyatakan kesiapannya untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di wilayah tugasnya.


​"Pelatihan ini sangat terarah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kami. Tujuannya jelas, agar Koramil bersama masyarakat mampu memproduksi dan menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan," ujarnya.


​Dengan berakhirnya Bimtek ini, diharapkan para peserta dapat menjadi instruktur bagi masyarakat di wilayah binaan masing-masing, guna menciptakan ketahanan pangan yang tangguh dan mandiri dari level terkecil.

Komentar

Tampilkan

+