JELAJAH

Muzani Temui Haedar Nashir di Jogja, Sampaikan Salam dari Prabowo ke Tokoh dan Ulama

SuaraRepublik
4/06/2026, 10.06 WIB Last Updated 2026-04-06T03:06:26Z

Suararepublik.id

Yogyakarta – Ketua MPR RI Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta dengan membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam agenda tersebut, Muzani menyampaikan salam hormat Presiden kepada para tokoh, ulama, dan pimpinan pondok pesantren di wilayah tersebut.


“Ya, saya menyampaikan kabar ini kepada beliau bahwa saya akan berkunjung ke Yogyakarta dan beliau menyampaikan salam hormat kepada tokoh-tokoh, para ulama, para pimpinan pondok pesantren yang akan kami kunjungi, termasuk kepada Prof Haedar dan Ibu Haedar,” ujar Muzani kepada wartawan, Minggu (5/4/2026).


“Saya sampaikan itu kepada Pak Prabowo dan beliau menyampaikan salam hormat itu,” lanjutnya.


Dalam kunjungan tersebut, Muzani lebih dulu menyambangi kediaman Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Bantul. Ia menyebut pertemuan itu selain untuk bersilaturahmi dalam suasana Idul Fitri, juga menjadi ajang diskusi terkait berbagai isu strategis.


“Ya, hari ini kami bersilaturahmi kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Profesor Haedar Nashir. Pertama, ini masih dalam suasana Idul Fitri, Lebaran, saya belum bertemu beliau dan Ibu Haedar. Hari ini saya berkunjung ke Jogja untuk bersilaturahmi dan menyampaikan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Muzani.


Ia menambahkan, pertemuan tersebut turut membahas persoalan kenegaraan hingga dinamika geopolitik global.


“Kedua, dalam silaturahmi tadi kami banyak bicara tentang persoalan kenegaraan, persoalan situasi geopolitik, dan persoalan-persoalan lain. Saya kira tadi kami cukup banyak berbincang dengan beliau, nyambung pemikiran, nyambung silaturahmi, dan nyambung diskusi tentang beberapa hal penting tersebut,” ujarnya.


Sementara itu, Haedar Nashir menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan global.


“Dalam menghadapi geopolitik global itu kami mendiskusikan bahwa modal terkuat kita adalah persatuan. Jadi ketika kita bersatu menghadapi situasi politik global seberat apa pun itu, Indonesia insyaallah akan mampu menghadapinya,” kata Haedar.


Ia juga menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjaga arah politik luar negeri Indonesia.


“Kami percaya bahwa Presiden Prabowo dengan semangat konstitusional dan menjaga kedaulatan Indonesia akan membawa Indonesia pada prinsip-prinsip kemerdekaan, keadilan, dan keadaban atau kemanusiaan yang beradab di dalam membawa orientasi politik global, termasuk membela Palestina,” tuturnya.


(Red)
Komentar

Tampilkan