JELAJAH

Modus Calo SIM di Tangerang: Tawarkan Jalur Belakang "Lima Beres" Tanpa Uji Praktik

SuaraRepublik
6/09/2026, 13.40 WIB Last Updated 2026-06-09T06:58:15Z

Suararepublik.id

Tangerang – Praktik percaloan dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) disinyalir masih marak terjadi di wilayah hukum Tangerang. Para oknum calo diketahui kerap menawarkan jalur instan bagi pemohon SIM baru agar bisa langsung lulus tanpa perlu melewati prosedur ujian praktik yang selama ini dikeluhkan sulit oleh masyarakat.


​Salah seorang warga asal Panongan, Kabupaten Tangerang, menceritakan pengalamannya saat hendak membuat SIM C (motor) baru. Ia terpaksa membuat SIM baru lantaran masa berlaku SIM lamanya telah terlambat diperpanjang selama tiga hari. Ketika tiba di area sekitar lokasi pembuatan SIM, ia langsung dihampiri oleh sejumlah orang yang menawarkan jasa pengurusan cepat.Selasa (09/06/2026)


​Tarif yang ditawarkan di awal pun cukup tinggi, yakni berkisar Rp650.000. Namun, setelah melakukan negosiasi, ia mendapatkan tawaran paket "lima beres" dengan harga Rp550.000 untuk langsung masuk ke proses foto tanpa perlu mengikuti ujian.


​"Awalnya ada yang menawarkan sampai Rp650.000 di depan. Tapi saat saya menolak, ada lagi yang menawarkan paket 'lima beres' seharga Rp550.000, katanya bisa langsung masuk karena dibantu langsung oleh petugas di dalam," ungkapnya.


​Jalur pintas ini akhirnya dipilih oleh sebagian warga karena merasa trauma dengan ketatnya ujian praktik resmi, khususnya pada tahapan tes membentuk angka 8 dan jalur huruf S. Banyak warga mengeluhkan bahwa meskipun mereka merasa berkendara dengan lancar dan tidak menabrak rintangan, mereka tetap dinyatakan tidak lulus oleh petugas penguji.


​Sistem penilaian yang dinilai subjektif dan terlalu sulit ini membuat masyarakat merasa bahwa mengikuti prosedur reguler atau murni hanyalah membuang waktu. Akibatnya, paket instan "terima beres" dari para calo tetap menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin mendapatkan kartu SIM dengan cepat dan tanpa hambatan.


(Nuy)

Komentar

Tampilkan