JELAJAH

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Sempat Pingsan Saat Upacara Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR

SuaraRepublik
1/25/2026, 16.50 WIB Last Updated 2026-01-25T09:50:37Z


Suararepublik.id

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dilaporkan sempat kehilangan kesadaran saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros. Insiden tersebut terjadi ketika Trenggono berada di lokasi upacara bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, memastikan kondisi Trenggono telah kembali sadar setelah sempat pingsan di lokasi acara.


"Sudah sadar," ujar Didit kepada wartawan di lokasi, Minggu (25/6/2026).


Didit menjelaskan, Trenggono mengalami kelelahan sehingga tiba-tiba tumbang saat berada di depan podium upacara. Menurutnya, kondisi tersebut tidak mengkhawatirkan.


"Nggak apa-apa. Kecapekan. Nggak, kecapekan saja," ujarnya.


Peristiwa itu terjadi saat Trenggono memimpin langsung prosesi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Ia diketahui maju ke podium sekitar pukul 09.20 WIB. Namun, tak lama setelah berada di depan podium, Trenggono mendadak pingsan dan terjatuh.


Petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi Trenggono ke luar area upacara. Ia kemudian dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Upacara tersebut digelar oleh KKP sebagai bentuk penghormatan dan pelepasan jenazah pilot pesawat ATR 42-500, Kapten Andy Dahananto. Selain itu, upacara juga ditujukan bagi dua pegawai KKP lainnya, yakni almarhum Ferry Irawan dan almarhum Yoga Naufal.


Prosesi berlangsung dengan penuh duka. Suasana haru terasa kuat ketika keluarga korban mendekati peti jenazah dan meratap sebelum upacara resmi dimulai.

Komentar

Tampilkan