Suararepublik.id
Nabire – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih (BMP) RI Papua beserta jajaran pengurus DPD Barisan Merah Putih RI Papua Tengah dan DPC Barisan Merah Putih RI Kabupaten Nabire secara tegas menyikapi berbagai pernyataan provokatif yang dilontarkan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom belum lama ini.
Sikap tegas ini disampaikan dalam Jumpa Pers yang digelar di Sekretariat DPD BMP RI Provinsi Papua Tengah, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, Jumat (20/2/2026) malam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen DPP BMP RI Papua, Ali Kabiay, Wakil Ketua DPD BMP RI Papua Tengah "Samuel Sauwyar dan Ketua DPC BMP RI Kabupaten Nabire" Permenas Maniani yang bersama-sama mengecam Rasisme dan Penghinaan Simbol Negara Republik Indonesia.
Sekjen DPP BMP RI Papua Ali Kabiay, memberikan respons menohok terkait perilaku Sebby Sambom yang dinilai kerap mengeluarkan pernyataan rasis, termasuk ancaman pembantaian terhadap warga pendatang di Tanah Papua.
"Apa yang dilakukan Sebby Sambom bukan hanya provokasi, tapi rasisme nyata yang membahayakan harmonisasi di Papua , ada rencana membantai sesama manusia dengan latar belakang suku tertentu adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi," tegas Ali Kabiay kepada media.
Tak hanya itu, BMP RI juga menyoroti hinaan dan makian rasis yang dilayangkan Sebby Sambom terhadap para pemimpin bangsa, mulai dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo (Jokowi), hingga Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya tindakan tersebut membuktikan bahwa Sebby Sambom tidak memiliki etika dan hanya berupaya menciptakan kegaduhan politik tanpa kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.
Menepis Fitnah Terhadap TNI dan Narasi Perang
Menanggapi pernyataan Sebby Sambom yang menuduh TNI melakukan pembunuhan, pemerkosaan, dan penjarahan terhadap Orang Asli Papua (OAP), pimpinan BMP RI secara kompak membantah tudingan tersebut. Mereka menilai pernyataan Sebby adalah fitnah keji yang sengaja disebar untuk mendiskreditkan institusi negara yang selama ini menjaga kedaulatan dan keamanan di Papua.
"Sebby Sambom selalu bicara tentang perang, tapi pertanyaannya, apa pengaruh dia untuk kesejahteraan Papua? Tidak ada. Dia hanya menjual narasi kekerasan yang justru menyengsarakan rakyat kecil," ungkap perwakilan BMP RI lainnya.
Komitmen Menjaga Kedamaian
Meskipun dalam jumpa pers Ketua DPD BMP RI Papua Tengah, Melkisedek FI Rumawi, dan Wakil Ketua II, Donatus Sembor, berhalangan hadir karena urusan mendesak, komitmen organisasi untuk tetap berdiri di garis depan membela kedaulatan NKRI tetap solid.
Barisan Merah Putih RI mengimbau seluruh elemen masyarakat di Papua, khususnya di Papua Tengah dan Nabire, agar tidak terprovokasi oleh pernyataan-pernyataan liar dari pihak-pihak yang ingin merusak kedamaian.
"Kami BMP RI menegaskan bahwa masa depan Papua terletak pada pembangunan dan persatuan, bukan pada rasisme dan narasi peperangan yang menyesatkan," pungkas Ali Kabiay.


