Suararepublik.id
Tangerang – Perjalanan Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta dan KRL Commuter Line jalur Tangerang mengalami lumpuh total pada hari ini, menyusul kecelakaan hebat yang melibatkan satu unit truk kontainer di perlintasan antara Stasiun Poris dan Stasiun Batu Ceper.
Kecelakaan bermula sekitar pukul 05.46 WIB. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Juman (Ketua RT setempat), sebuah truk kontainer yang tengah melintasi rel diduga mengalami slip posisi. Di saat yang bersamaan, rangkaian Kereta Bandara yang melaju kencang dari arah Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta tidak dapat menghindari tabrakan.
"Kontainer terjadi slip saat melintas. Lalu kereta melaju cepat, menabrak dan menyeret badan kontainer hingga beberapa meter," ujar Juman.
Meski benturan cukup keras hingga merusak bagian depan kabin kereta, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir truk berhasil selamat karena titik tabrakan hanya mengenai bagian badan (bak) kontainer, sementara kepala truk tetap utuh.
Akibat insiden ini, operasional kereta rute Tangerang–Duri (PP) terhenti sepenuhnya. Ribuan penumpang KRL dan Kereta Bandara tertahan di berbagai stasiun, termasuk Stasiun Tangerang, Batu Ceper, hingga Poris.
Banyak penumpang yang akhirnya batal berangkat kerja karena keterbatasan akses transportasi alternatif.
Siva & Talita (Penumpang KRL): "Layanan kereta sudah tidak beroperasi dari jam 6 pagi. Saya mau berangkat kerja tidak bisa, terpaksa izin kantor karena saya sangat bergantung pada KRL,"
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari PT KAI dan KCI masih terus melakukan proses evakuasi. Kendala utama di lapangan adalah posisi badan kontainer yang melintang menutupi kedua jalur rel, serta perlunya pengecekan keamanan prasarana rel pasca-tabrakan.
Kecelakaan ini juga memicu kemacetan parah di jalan raya sekitar kawasan Batu Ceper dan Poris akibat banyaknya warga dan kendaraan yang tertahan di sekitar lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengimbau calon penumpang untuk:
Menggunakan Moda Alternatif: Beralih ke bus Transjakarta, bus kota, atau transportasi daring.
Hindari Area Kejadian: Pengguna jalan raya diminta menghindari jalur Batu Ceper–Poris guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
Update Informasi: Memantau media sosial resmi KRL atau KA Bandara untuk status pembukaan jalur kembali.


