Suararepublik.id
Jakarta – Pembangunan Pasar Gardu Asem di kawasan Kemayoran yang sempat terhenti akhirnya memasuki tahap sosialisasi kepada warga dan perangkat wilayah, Senin (13/4/2026). Langkah ini dilakukan menyusul adanya keberatan dari pihak wilayah yang merasa tidak dilibatkan sejak awal proses pembangunan, termasuk saat kegiatan groundbreaking.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penghentian sementara aktivitas proyek dipicu minimnya komunikasi antara pengelola proyek dengan perangkat RT/RW setempat.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak pengelola melalui Pasar Jaya menggelar sosialisasi yang melibatkan warga serta perangkat wilayah dari enam RW, yakni RW 6, RW 7, RW 8, dan RW 10, serta unsur FKDM dan LMK.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Pasar Jaya, Edison, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan sosialisasi yang seharusnya dilakukan sebelum proyek dimulai.
“Terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu. Kami mohon maaf karena sosialisasi yang seharusnya dilakukan sebelum groundbreaking, baru bisa kami laksanakan hari ini,” ujar Edison, Senin.
Ia juga menjelaskan bahwa proyek pembangunan Pasar Gardu Asem telah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan nomor 3171031821235004 dan dikerjakan oleh PT Carles Marta Prima.
Pasar tersebut direncanakan memiliki luas bangunan sekitar 1.698 meter persegi dengan dua lantai. Nantinya akan tersedia sebanyak 208 kios, dengan 140 kios di antaranya telah terisi.
Pihak Pasar Jaya berharap, melalui sosialisasi ini, komunikasi dengan warga dan perangkat wilayah dapat terjalin lebih baik sehingga proses pembangunan dapat kembali dilanjutkan tanpa hambatan.
Sementara itu, Umar Ali selaku Kepala Humas Proyek Pasar Gardu Asem menambahkan, pihaknya akan kembali menggelar rapat lanjutan pada malam hari bersama tiga RW yang terdampak langsung, yakni RW 5, RW 7, dan RW 10.
“Rapat lanjutan akan kami lakukan malam ini bersama tiga RW yang terdampak langsung untuk pembahasan lebih mendalam, sesuai arahan dari Bapak Edison,” jelas Ali.
Dengan adanya sosialisasi ini, warga dan perangkat wilayah diharapkan dapat memahami secara utuh rencana pembangunan pasar serta memberikan dukungan agar proyek dapat segera dilanjutkan.
Ibu lurah Pitria kelurahan Kemayoran Jakarta Pusat, Mendukung penuh dan menyampaikan harapan besarnya,agar pembangunan pasar gardu asem ini berjalan lancar sesuai yang di harapkan semua pihak, baik dari pihak PD Pasar Jaya atau dari pihak perangat wilaya masyarakat sekitar.
(Ytn)


