JELAJAH

128 Peserta Ramaikan Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026, Juara 1 Dapat Motor Listrik

SuaraRepublik
6/17/2026, 18.52 WIB Last Updated 2026-06-17T11:52:36Z

 

Suararepublik.id

TANGERANG – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Polres Metro Tangerang Kota menggelar Turnamen Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (17/6/2026).


Turnamen yang diikuti sebanyak 128 peserta tersebut menjadi ajang silaturahmi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari insan media, pengemudi ojek online, unsur TNI, hingga personel Polsek jajaran.


Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat hubungan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


"Dengan lomba turnamen domino ini, kita semua mempererat silaturahmi. Intinya mempererat silaturahmi, ya, dengan berbahagia dan saling menjaga kamtibmas. Baik itu TNI, Polri, mitra masyarakat, semuanya saling menjaga kamtibmas," ujar Jauhari.


Menurutnya, turnamen ini juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui kegiatan yang positif dan menghibur.


Kapolres menjelaskan, panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang. Empat peserta terbaik akan mendapatkan hadiah uang tunai, sementara juara pertama berhak membawa pulang sepeda motor listrik.

"Ada empat pemenang yang mendapat hadiah uang tunai. Untuk juara pertama selain uang pembinaan juga mendapatkan satu unit sepeda motor listrik. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai doorprize untuk seluruh peserta," katanya.


Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Indonesia (PB Orado), , mengapresiasi langkah Polres Metro Tangerang Kota yang menghadirkan olahraga domino sebagai sarana mempererat hubungan Polri dan masyarakat.


Menurut pria yang akrab disapa John LBF tersebut, domino saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki sistem kompetisi resmi dan prestasi nasional.


"Hari ini di Polres Metro Tangerang Kota diselenggarakan turnamen Orado memperebutkan Piala Sabuk Kamtibmas Kapolres Metro Tangerang Kota. Ini menunjukkan bagaimana Polri semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif," ujarnya.


John menjelaskan bahwa domino kini tidak lagi sekadar permainan tradisional yang dimainkan di lingkungan perkampungan. Melalui PB Orado, domino telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang diproyeksikan tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).


"Ini bukan sekadar turnamen biasa. Sebanyak 128 peserta yang bertanding hari ini bisa menjadi batu loncatan untuk nantinya berkiprah sebagai atlet nasional olahraga domino," jelasnya.


Ia menambahkan, olahraga domino memiliki banyak manfaat karena melatih kemampuan berhitung, strategi, konsentrasi, serta keterampilan sosial para pemainnya.


Karena itu, John mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mendukung anak-anak mereka mengenal olahraga domino sejak dini.


"Domino melatih kecerdasan otak, kemampuan berhitung, strategi, dan bersosialisasi. Usia 14 tahun sudah bisa menjadi atlet domino nasional di bawah naungan Orado," ungkapnya.


Sebagai informasi, olahraga domino yang berada di bawah naungan resmi menjadi anggota sejak 21 Mei 2026.


Melalui Turnamen Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026, Polres Metro Tangerang Kota berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendukung perkembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia.


Komentar

Tampilkan