JELAJAH

Ajak Pekerja Melek Nurani, PUK FSPTI-KSPSI Targetkan PKB Transjakarta Pro Kesejahteraan

SuaraRepublik
6/26/2026, 14.52 WIB Last Updated 2026-06-26T07:53:00Z

Suararepublik.id

Bogor – Ketua PUK FSPTI-KSPSI Transjakarta sekaligus Sekjen FSPTI-KSPSI DKI Jakarta,Wakil Sekertaris KSPSI DKI jakarta dan Pengurus DPW DKI Jakarta Asosiasi Pengemudi Seluruh Indonesia APSI , "Pandu Apriyanto , menghadiri Workshop PKB Transjakarta bersama Humas PUK FSPTI-KSPSI Transjakarta "Melodyanta Tarigan dan sejumlah serikat pekerja lainnya. Kegiatan berlangsung baru-baru ini di salah satu hotel di kawasan Bogor, Jawa Barat.


Dalam workshop tersebut, Pandu Apriyanto menyoroti Perjanjian Kerja Bersama PKB Transjakarta yang selama ini dinilainya masih normatif , atau hanya sebatas mengikuti undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku.


"PKB Harus Lebih dari Sekadar Normatif , dari tahun ke tahun, PKB yang ada masih normatif atau sesuai UU. Padahal judulnya Perjanjian Kerja Bersama. Masa normatif terus? Ke depan PKB harus lebih tinggi dari undang-undang," ujar Pandu Apriyanto.


Ia mengajak seluruh insan Transjakarta untuk melek secara hati dan nurani dalam menyusun PKB agar hasilnya lebih baik. PUK FSPTI-KSPSI akan menampung aspirasi pekerja sebanyak-banyaknya.


"Apabila PUK FSPTI-KSPSI Transjakarta dilibatkan dalam penyusunan PKB, kami bertekad bersama manajemen untuk memajukan perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja lebih baik lagi," tegasnya.


Inisiator Inovasi di Transjakarta


Pandu Apriyanto yang juga dikenal sebagai salah satu penggagas terobosan di Transjakarta, seperti program tenan-tenan di halte-halte dan TJ Academy.


Menurutnya, PKB yang ideal tidak hanya memenuhi aturan, tetapi juga harus mampu melahirkan program dan inovasi nyata bagi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan pekerja.


"Kita juga harus mampu melahirkan program dan inovasi nyata untuk kemajuan perusahaan tentunya demi kesejahteraan para pekerja," pungkasnya.


(Red)

Komentar

Tampilkan