Suararepublik.id
TANGERANG – Guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), Polres Metro Tangerang Kota kembali menggelar Patroli Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon), Rabu (3/6/2026) dini hari. Langkah preventif ini terintegrasi dalam program JAGA JAKARTA+ yang fokus menyasar aksi tawuran, balap liar, serta kriminalitas jalanan yang rawan terjadi menjelang subuh.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Apel Gedung Presisi Mako Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang. Apel tersebut dipimpin oleh Kompol Mujiharja selaku Kasubagbekpal Baglog Polres Metro Tangerang Kota, dan diikuti oleh sekitar 30 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi serta Polsek jajaran.
Dalam arahannya, Kompol Mujiharja menekankan pentingnya kehadiran Polri di lapangan sebagai bentuk deteksi dini. Ia meminta seluruh personel untuk selalu siaga namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
"Laksanakan patroli secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Jangan sampai ada tindakan kekerasan yang dilakukan anggota saat bertugas agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tetap terjaga," tegas Kompol Mujiharja. Ia juga mengingatkan anggota untuk menjaga keselamatan diri dengan mengenakan rompi pengaman, membawa tongkat, borgol, dan senter.
Usai apel, tim gabungan langsung bergerak menyisir rute yang telah dipetakan sebagai titik rawan. Rute patroli malam itu meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan TangCity Mall, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol (Ligamas), Jalan Moch Yamin, Jalan Veteran, kawasan Taman Makam Pahlawan, Jalan Daan Mogot, Jalan Kisamaun, Jalan A. Dimyati, sebelum akhirnya kembali ke Mako Polres.
Secara terpisah, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. menyatakan bahwa patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen nyata kepolisian dalam memberikan rasa aman secara berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat beristirahat dan beraktivitas dengan aman. Kehadiran polisi di lapangan menjadi salah satu langkah pencegahan agar potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir sejak dini," kata Kombes Pol. Jauhari.
Lebih lanjut, Jauhari juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lengah dan ikut ambil bagian dalam menjaga ketertiban lingkungan.
"Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan," pungkasnya.


