Suararepublik.id
Tangerang — Jaringan Jurnalis Lingkungan (Environmental Journalist Network/EJN) menggelar audiensi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang di Kantor Bappeda Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut bertujuan menyelaraskan program kerja EJN dengan agenda pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan tata kelola dan pelestarian lingkungan hidup.
Audiensi ini menjadi ruang dialog strategis antara insan pers yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai tantangan lingkungan. Isu yang dibahas meliputi pengelolaan sampah, kualitas sumber daya air, pengembangan ruang terbuka hijau, mitigasi bencana, hingga upaya menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tangerang.
Koordinator Presidium EJN, Sri Mulyo, mengatakan bahwa jurnalis memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penyajian informasi yang edukatif, kritis, dan konstruktif. Selain menjalankan fungsi jurnalistik, EJN juga aktif terlibat dalam berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan.
"Audiensi ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan program kerja EJN dengan program pembangunan yang dijalankan Bappeda Kabupaten Tangerang, terutama yang berkaitan dengan persoalan lingkungan hidup. Kami ingin berkontribusi melalui fungsi edukasi, literasi, pengawasan publik, serta aksi nyata agar berbagai program lingkungan dapat dipahami, didukung, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Sri Mulyo.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan jaringan jurnalis lingkungan akan memperkuat penyebarluasan informasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy menyambut baik inisiatif EJN dalam membangun sinergi guna mendukung agenda pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.
"Kami mengapresiasi kehadiran EJN dan komitmennya terhadap isu lingkungan hidup. Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Karena itu, sinergi dengan media, khususnya jurnalis yang fokus pada isu lingkungan, sangat penting untuk memperkuat edukasi publik serta mendukung keberhasilan program-program yang telah direncanakan," kata Erwin.
Ia menambahkan, keterlibatan media dalam mengawal serta menyebarluaskan informasi pembangunan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, berbagai aksi nyata yang dilakukan EJN dinilai mampu memperkuat gerakan pelestarian lingkungan dan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Melalui audiensi tersebut, EJN dan Bappeda Kabupaten Tangerang sepakat untuk memperkuat komunikasi serta menjajaki berbagai bentuk kolaborasi strategis dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan hidup. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan, partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada masa depan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.


