JELAJAH

HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Kerahkan 700 Petugas Kebersihan di Bundaran HI

SuaraRepublik
6/27/2026, 20.13 WIB Last Updated 2026-06-27T13:13:47Z

Suararepublik.id

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiagakan ratusan petugas kebersihan untuk memastikan kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) tetap bersih setelah puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) malam.


Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat, Slamet Riyadi, mengatakan sebanyak 500 hingga 700 personel kebersihan dikerahkan dari berbagai wilayah guna menangani sampah yang dihasilkan selama rangkaian acara berlangsung.


"Total sebanyak 500 hingga 700 personel disiagakan dari wilayah lain untuk membersihkan sampah berserakan pasca malam puncak perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi, Sabtu (27/6/2026).


Selain mengerahkan personel, Sudin LH Jakarta Pusat juga menyiapkan armada pendukung untuk mempercepat proses pembersihan. Sebanyak delapan truk pengangkut sampah dan 10 unit swiper disiagakan untuk menyapu serta mengangkut sampah di sekitar lokasi perayaan.


Tak hanya itu, enam unit mobil toilet juga ditempatkan di tiga titik berbeda di kawasan Bundaran HI guna mendukung kenyamanan masyarakat yang menghadiri acara.


"Kami juga mengerahkan sebanyak enam mobil toilet yang disebar di tiga titik sekitar Bundaran HI," ujarnya.


Slamet menuturkan, petugas kebersihan akan kembali bertugas pada Minggu (28/6/2026) pagi usai kegiatan Jakarta Penuh Warna yang digelar di lokasi yang sama. Namun, jumlah personel yang diterjunkan diperkirakan hanya sekitar separuh dari kekuatan saat malam puncak perayaan.


"Kekuatan personel dan armada yang dikerahkan sekitar separuh untuk membersihkan kawasan Bundaran HI usai acara Jakarta Penuh Warna," jelasnya.


Ia berharap volume sampah yang dihasilkan dalam perayaan HUT Jakarta tahun ini tidak sebesar saat perayaan malam tahun baru, yang biasanya mencapai ratusan ton dengan dominasi sampah anorganik.


"Volume sampah yang dihasilkan pada perayaan tahun baru berkisar 500 ton yang sebagian besar merupakan anorganik. Semoga besok malam tidak banyak sampah yang diangkut," imbuhnya.


Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan tong sampah terpilah untuk sampah organik dan anorganik di sejumlah titik sekitar lokasi acara.


Menurut Slamet, penyediaan fasilitas tersebut menjadi salah satu langkah edukatif agar masyarakat mulai membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya.


"Penyediaan tong sampah pilah merupakan bagian dari upaya mengedukasi warga Jakarta untuk mulai memilah sampah," tutupnya.


(Ris)


Komentar

Tampilkan