Suararepublik.id
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut baik kegiatan syuting film internasional yang melibatkan Lisa BLACKPINK di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Ia menilai kehadiran produksi film berskala global tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota bertaraf internasional.
Menurut Pramono, dipilihnya Jakarta sebagai lokasi pengambilan gambar film Extraction: Tygo menunjukkan bahwa ibu kota memiliki daya tarik dan kesiapan infrastruktur yang mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, terbuka terhadap berbagai aktivitas kreatif lintas negara.
"Jakarta ini sebagai kota global tentunya mempersilakan siapa saja untuk menggunakan Jakarta sebagai aktivitasnya. Termasuk kalau kemudian mendokumentasikan, membuat apa pun itu," kata Pramono Anung kepada awak media pada Kamis, 29 Januari 2026.
Meski demikian, Pramono enggan mengulas lebih jauh terkait detail teknis syuting film asal Korea Selatan tersebut. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memastikan Jakarta tetap ramah bagi kolaborasi internasional di berbagai sektor.
“Terus terang saya nggak mau jawab secara spesifik (tentagn film Lisa BLACKPINK). Tapi intinya Jakarta terbuka bagi siapa saja sebagai kota global," tambah Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menyampaikan apresiasi kepada tim produksi yang telah memilih Jakarta sebagai salah satu lokasi utama pengambilan gambar film yang melibatkan figur publik berskala dunia.
"Kami berterima kasih kalau kemudian ada penyanyi atau artis dunia yang menggunakan Jakarta sebagai tempat untuk itu," ungkap Pramono.
Diketahui, film orisinal Netflix tersebut sebelumnya telah merampungkan proses syuting di Kabupaten Bandung Barat.
Selanjutnya, tim produksi Extraction: Tygo melanjutkan kegiatan pengambilan gambar di kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta Barat.
Informasi terkait aktivitas syuting ini telah diumumkan secara resmi melalui akun media sosial Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Proses produksi di wilayah Jakarta dijadwalkan berlangsung mulai 28 Januari hingga 7 Februari 2026.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik di Jakarta Barat guna mengantisipasi potensi kemacetan selama proses syuting berlangsung.
Tak hanya di Jakarta, film Extraction: Tygo juga mengambil lokasi syuting di kawasan Karawaci, Tangerang. Aktivitas ini menyebabkan penutupan sementara beberapa ruas jalan utama pada periode 28 hingga 31 Januari 2026.
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas izin penggunaan ruang jalan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat untuk produksi film internasional tersebut.
Dishub Kota Tangerang memastikan pengalihan arus lalu lintas telah disiapkan secara optimal, baik bagi pengendara dari arah Neglasari menuju Cadas maupun sebaliknya. Achmad Suhaely juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penutupan jalan selama proses syuting.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik di Jakarta Barat guna mengantisipasi potensi kemacetan selama proses syuting berlangsung.
Tak hanya di Jakarta, film Extraction: Tygo juga mengambil lokasi syuting di kawasan Karawaci, Tangerang. Aktivitas ini menyebabkan penutupan sementara beberapa ruas jalan utama pada periode 28 hingga 31 Januari 2026.
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas izin penggunaan ruang jalan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat untuk produksi film internasional tersebut.
Dishub Kota Tangerang memastikan pengalihan arus lalu lintas telah disiapkan secara optimal, baik bagi pengendara dari arah Neglasari menuju Cadas maupun sebaliknya. Achmad Suhaely juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penutupan jalan selama proses syuting.


