JELAJAH

Asisten Ekbang Jakarta Utara Pimpin Rakor Penanganan Sampah di Kolong Tol

SuaraRepublik
2/09/2026, 16.11 WIB Last Updated 2026-02-09T09:11:15Z

 


Suararepublik.id

Jakarta – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, memimpin rapat koordinasi penanganan sampah di kolong Tol Papanggo, Senin (9/2/2026). Rapat berlangsung di Ruang VIP Kantor Wali Kota Jakarta Utara dan dihadiri unsur TNI-Polri serta jajaran terkait.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Rudy Herawan dan Danramil Tanjung Priok Kapten Arm Apriyanto. Rapat membahas langkah penanganan sampah di dua titik utama, yakni di pinggir tol dan di kolong tol Papanggo.


Wawan menjelaskan, penanganan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pembersihan sampah di pinggir tol terlebih dahulu. Ia menegaskan, pembersihan akan langsung dimulai pada hari berikutnya sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap kondisi di lapangan. 


“Ada dua lokasi fokus penanganan, yaitu sampah di pinggir tol dan di kolong tol. Untuk tahap awal, kita fokus dulu di pinggir tol. Pembersihan akan mulai dilakukan besok agar penanganan bisa segera berjalan,” ujarnya.


Ia menambahkan, setelah area pinggir tol bersih, penanganan akan dilanjutkan ke lokasi kolong tol. Untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan kembali terjadi, pemerintah akan menyiapkan titik pembuangan sampah di lahan kosong sekitar lokasi.


 Bentuk dan konsep tempat sampah akan disesuaikan dengan arahan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.


Selain itu, akan dilakukan pembatasan waktu melintas bagi gerobak di akses menuju lokasi. Jalan tersebut rencananya hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan sepeda motor, karena diduga gerobak digunakan untuk mengangkut sampah ke area tersebut.


Untuk area kolong tol, Wawan meminta lurah dan pengurus RW setempat melakukan rembuk warga guna mencari solusi bersama agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.


Ia juga meminta pihak terkait untuk mempersempit akses menuju lokasi, sehingga hanya dapat dilalui warga dan sepeda motor. Langkah ini dilakukan untuk mencegah gerobak masuk dan membuang sampah di area tersebut. 


“Buat tempat sampah atau titik pembuangan yang jelas, lalu pastikan lurah dan RW memberikan imbauan kepada warga agar membuang sampah di tempat yang sudah ditentukan. Percuma kita membersihkan sampah kalau warganya masih membuang sampah di sana. Kita harus fasilitasi sekaligus memberikan edukasi,” tegasnya.


Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berharap penanganan sampah di kolong Tol Papanggo dapat berjalan efektif. Langkah pembersihan yang dimulai sejak besok juga menjadi bukti bahwa pemerintah bergerak cepat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.

Komentar

Tampilkan