JELAJAH

Desak APH, Periksa Dinas Pertamanan DKI Jakarta Terkait Pekerjaan U-ditch TPU Budidarma, Warga Geram Kondisi Makam Berantakan dan Terendam.

SuaraRepublik
2/06/2026, 10.37 WIB Last Updated 2026-02-06T03:37:54Z

 


Suararepublik.id

Jakarta – Belum lama ini, TPU-Budidarma menjadi sorotan awak media di karenakan hingga kini masih tergenang oleh air ditambah lagi intensitas hujan lebat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. 


Ironisnya, TPU Budidarma menjadi arena renang oleh sejumlah warga dan anak-anak  hingga tempat memancing dekat Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.


Alhasil kegiatan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta. Nama Proyek Penataan RTH Makam Wilayah Jakarta Utara, Tahun Anggaran 2025. Nomor SPK: 1500/PN.01.02 Tanggal 12 Agustus 2025. Nilai kontrak Rp. 3.432.609.306,00 di duga asal-asalan. 


Lantas seperti apa perencanaan pekerjaan pemasangan u-ditch di TPU Budidarma, Jakarta Utara ?


Pantauan dilapangan, diduga proyek yang dianggarkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota  Provinsi DKI Jakarta, terkesan dipaksakan alias asal jadi dan buang- buang anggaran.


Pakta dilapangan, "pemasangan u-ditch tidak profesiaonal alias asal jadi," 


"Bahkan sejumlah u-dicth yang dipasang tidak menggunakan merk melakukan sebagian tidak menggunakan merk".


Sejumlah publik mempertanyakan anggaran yang digelontorkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI di TPU-Budidarma semper Timur, Kecamatan Cilincing Jakakarta Utara. 


Bahkan anggaran tersebut dinilai sejumlah pihak terkesan dipaksakan. Terbukti saat banjir pekerjaan saluran/ u-ditch dan pekerjaan box culvert tidak berfungsi. 


Sejumlah warga di sekitar TPU Budidarma, Semper timur menuding Dinas Pertamanan dan Hutan Kota pemicu terjadinya banjir dilokasi TPU Budidarma,“ ujar Wahid. 


Iwan mengatakan, "sebelum proyek pemasangan u-dicth di TPU Budidarma tidak seperti ini banjir menggenangi lokasi pemakaman, namun dengan adanya proyek yang tidak ini menjadi akar permasalahan banjir,” tutup Wahid dengan kecewa.


Diketahui luas TPU - Budidarma 575.660 m² dan sebagian digenangi air akibat hujan yang tidak henti-hentinya turun. 


Ditambah lagi saluran pembuangannya tidak diketahui kemana airnya mengalir. Akibatnya TPU Budidarma bagaikan laut.


Kontraktor Pelaksana PT. Wicaksana Makmur Semesta, Alamat Kantor : Rukan Graha Kencana, Blok A.Jalan Perjuangan No.88, Kebon Jeruk Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.


Pantauan dilapangan, diduga sejumlah item pekerjaan tidak dilaksanakan,hingga dugaan pengurangan volume dan terindikasi terjadi kerugian Negara. Antara lain : 

1. kode 11990120, untuk pekerjaan pengurugan dengan menggunakan Pasir urug tebal 5 cm             Rp. 2.663.934.


2. kode 11990120 nama paket pekerjaan Saluran U-ditch 1000 x 100 mm “tidak semua” menggunakan merk Epindo (di oplos) Rp. 2.183.324.060. 


3. kode 11990120 nama paket Pekerjaan Angkutan Material/ Sisa Galian Sejauh 10 KM (Dengan Dump Truck) Rp 4.0691.226, “tidak dilaksanakan”

4. kode 11990120 Pekerjaan Pembuatan Lantai Kerja K-100 Rp 59.317.785 “tidak dilakukan” dan lain lainnya. 


5. Bahkan sejumlah u-ditch tidak menggunakan merk alias polos tanpa label SNI.Yang ada hanya beberapa u-ditch dengan merk EPINDO dengan menggunakan no Hp 0811-920-00xx.


Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ir. Fajar Sauri "bungkam" terkait Kegiatan Penataan RTH Makam Wilayah Jakarta Utara Tahun Anggaran 2025. 


Hal yang sama, Kepala Bidang Pemakaman DKI Jakarta, Hasni,S.Sos.,M.Si juga tidak memberikan respon terkait penggunaan uang rakyat yang bersumber dari Pajak dan tidak mau merespon komunikasi dengan para wartawan. 


Tidak hanya itu, kontraktor pelaksana PT. Wicaksana Makmur Semesta maupun Konsultan Pengawas PT.Nafi Konsultan Indonesia, belum dapat dikonfirmasi.

Komentar

Tampilkan