Suararepublik.id
Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan ratusan personel untuk memastikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di wilayah Jakarta dan sekitarnya berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, khususnya tempat ibadah dan kawasan perayaan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pengamanan difokuskan di vihara, klenteng, serta area yang berpotensi menimbulkan keramaian.
“Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di tempat ibadah dan lokasi perayaan. Kami juga meningkatkan patroli di wilayah rawan, pusat keramaian, serta jalur menuju vihara maupun klenteng,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (16/2/2026).
Selain menempatkan personel di titik-titik strategis, aparat kepolisian juga melakukan langkah antisipatif lainnya seperti sterilisasi lokasi ibadah sebelum pelaksanaan kegiatan keagamaan hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar area perayaan.
“Polda Metro Jaya menggelar apel kesiapsiagaan personel, melakukan sterilisasi lokasi sebelum pelaksanaan ibadah, melaksanakan pengaturan lalu lintas, serta memperkuat koordinasi dengan pengurus tempat ibadah dan instansi terkait,” jelasnya.
Pengamanan perayaan Imlek ini pada dasarnya menjadi tanggung jawab jajaran Polres dan Polsek setempat. Namun, untuk memperkuat pengamanan, Polda Metro Jaya turut mengerahkan bantuan personel tambahan.
“Polda Metro Jaya mengerahkan 155 personel, terdiri atas 1 SSK Dit Samapta sebanyak 75 personel dan 1 SSK Satbrimob sebanyak 80 personel, untuk membantu pengamanan lokasi yang dilakukan oleh Polres dan Polsek jajaran,” ujar Budi.


