JELAJAH

Gelar Rapim Paripurna, Gubernur Pramono Bahas Kesiapan Mudik Lebaran hingga Logo 5 Abad Jakarta

SuaraRepublik
3/11/2026, 00.36 WIB Last Updated 2026-03-10T17:36:53Z

 

Suararepublik.id

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Paripurna Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, pada Selasa (10/3/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penetapan logo peringatan 5 Abad Jakarta, pelaksanaan program “Mudik ke Jakarta”, hingga kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026/1447 Hijriah.


Gubernur Pramono menegaskan, ketiga agenda tersebut menjadi prioritas Pemerintah Provinsi(Pemprov) DKI Jakarta guna memastikan pelayanan publik serta program pemerintah berjalan optimal selama Ramadan dan Idulfitri.


“Hari ini, Pemerintah DKI Jakarta mengadakan rapat dengan tiga tema utama, yaitu memutuskan logo 5 Abad Jakarta, program Mudik ke Jakarta, serta antisipasi arus mudik dan arus balik,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga menetapkan logo resmi peringatan 5 Abad Jakarta. Logo itu dipilih melalui proses sayembara yang melibatkan partisipasi publik. Dari berbagai karya yang masuk, panitia menyeleksi 10 desain terbaik, kemudian mengerucut menjadi lima finalis hingga akhirnya terpilih satu desain sebagai logo resmi.


Logo terpilih akan digunakan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai identitas berbagai kegiatan menuju puncak peringatan 5 Abad Jakarta pada 22 Juni 2027.


“Kami telah memutuskan logo terpilih. Setelah ini saya meminta seluruh OPD, BUMD, dan pejabat di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta untuk membantu menyosialisasikan serta menggunakan logo tersebut sebagai identitas kegiatan dalam rangkaian peringatan 5 Abad Jakarta,” urainya.


Gubernur Pramono menjelaskan, logo tersebut tidak menggantikan identitas visual resmi Provinsi DKI Jakarta yang telah ada, melainkan menjadi simbol khusus untuk menyambut momentum bersejarah lima abad Kota Jakarta.


Selain itu, rapat juga membahas Program Mudik ke Jakarta yang diluncurkan sebagai bagian dari rangkaian Jakarta Festival Ramadan. Program ini memanfaatkan situasi Jakarta yang relatif lengang saat periode mudik sehingga membuka peluang ekonomi bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha. Tagline yang diusung dalam program tersebut adalah “Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang”.


“Kami meyakini mudik tetap terjadi dalam jumlah besar. Kondisi Jakarta yang lebih lengang justru bisa menjadi peluang ekonomi, khususnya bagi sektor pariwisata dan perdagangan. Mudik ke Jakarta ini adalah program yang baru pertama kali diadakan. Mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati program ini,” jelasnya.


Program Mudik ke Jakarta menghadirkan berbagai paket wisata, rekreasi, belanja, dan hiburan selama libur Lebaran. Sejumlah pusat perbelanjaan juga menghadirkan promo potongan harga hingga 80 persen melalui program Ramadan Sale yang berlangsung pada 4-31 Maret.


Untuk menarik kunjungan masyarakat, sejumlah kegiatan turut digelar, antara lain Hijab Fashion Show di Tanah Abang pada 12 Maret 2026 serta Festival Eid Mubarak, Tabuh Bedug Kolosal, dan pawai obor pada 19 Maret 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).


Dalam Rapim Paripurna yang juga membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran, Gubernur Pramono menekankan pentingnya memastikan keselamatan transportasi, kelaikan kendaraan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti terminal, stasiun, dan bandara.


“Semua harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik,” kata dia.


Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar Car Free Night di kawasan Bundaran HI mulai pukul 22.00 WIB pada malam takbiran. Layanan Transjakarta tetap dioperasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat.


“Ini akan menjadi puncak perayaan berbagai kegiatan keagamaan di Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.


Sebagai bagian dari mitigasi angkutan Lebaran, sektor transportasi darat menyiapkan 2.282 armada bus yang akan beroperasi di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan. Selain itu, layanan Transjakarta tetap beroperasi selama 24 jam di 14 koridor BRT. Pemprov DKI Jakarta juga akan meresmikan rute baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta pada 12 Maret 2026 sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi publik.


Sementara untuk mendukung program mudik gratis, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan keberangkatan 30.774 pemudik menggunakan 709 bus, meningkat dari rencana awal sebanyak 26.000 pemudik. Pelepasan peserta mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas).


Gubernur Pramono menegaskan seluruh peserta mudik harus melalui proses verifikasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan tertib dan lancar. “Pemudik yang diberangkatkan adalah yang sudah terverifikasi. Jadi tidak ada yang mendadak datang pada hari H,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan