JELAJAH

Konflik Bupati–Wabup Lebak Memanas, Gubernur Banten Turun Tangan Redam Ketegangan

SuaraRepublik
4/01/2026, 11.26 WIB Last Updated 2026-04-01T04:26:26Z

 

Suararepublik.id


Serang – Andra Soni mengambil langkah pembinaan terhadap Hasbi Jayabaya dan Amir Hamzah menyusul ketegangan yang terjadi di antara keduanya saat acara halal bihalal di Pendopo Kabupaten Lebak, Senin (30/3/2026). Perselisihan tersebut sempat disaksikan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir dalam kegiatan itu.


Andra Soni mengungkapkan dirinya telah memanggil pihak terkait untuk meredakan konflik sekaligus memastikan pemerintahan tetap berjalan optimal. Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan demi pelayanan publik yang tidak terganggu.


“Gubernur kan punya tanggung jawab pembinaan kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Banten, tadi kita sudah diskusi, saya juga melihat ada niat baik dari Pak Bupati untuk supaya cepat klir (selesai masalahnya),” ujar Andra Soni di kantornya di Serang, Selasa (31/3/2026).


Menurutnya, soliditas antar pimpinan daerah menjadi kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Ia berharap konflik tersebut tidak berlarut dan segera menemukan titik temu.


“Karena saat ini dibutuhkan sinergi untuk melayani masyarakat, bupati dan wakil bupati memahami itu, semoga mereka bisa selesaikan,” katanya.


Gubernur juga berencana memanggil Wakil Bupati Lebak untuk dimintai klarifikasi secara langsung. Meski demikian, komunikasi awal telah dilakukan melalui sambungan telepon.


“(Amir akan dipanggil juga) Insya Allah, saya sudah ngobrol, sudah teleponan,” ucapnya.


Saat ditanya alasan tidak mempertemukan keduanya secara bersamaan, Andra Soni menjawabnya dengan singkat.


“Ya kita ada caralah," jawab Gubernur Banten.


Ia menduga konflik dipicu oleh penggunaan kata-kata yang kurang tepat saat acara berlangsung. Namun demikian, ia menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah membangun kembali kerja sama yang solid.


“Ini kan mungkin ada penggunaan kata-kata yang tidak tepat, tapi prinsipnya, kita ingin kepala daerah, gubernur, wagub, bupati wabup, wali kota wakil wali kota bisa bersinergi dengan kuat,” tuturnya.


Sementara itu, Hasbi Jayabaya terlihat mendatangi kantor Gubernur Banten pada Selasa siang. Ia enggan membahas detail pemanggilan tersebut dan menyebut pertemuannya hanya terkait koordinasi pembangunan di Kabupaten Lebak.


“Koordinasi dengan Pak Gubernur, [masalah yang kemarin?] bukan, tentang pembangunan yang lain,” kata Hasbi.


Terkait hubungannya dengan Wakil Bupati, ia memastikan persoalan yang sempat mencuat telah selesai. 


“Udah selesai,” ujarnya singkat.


(Ris)
Komentar

Tampilkan