Suararepublik.id
Jakarta – Insiden tak terduga terjadi di proyek revitalisasi Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026) siang. Seorang operator alat tiang pancang dilaporkan tersambar petir saat sedang menjalankan pekerjaannya di lokasi proyek.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat kejadian, korban tengah memegang sling mesin tiang pancang sebelum tiba-tiba tersentak keras dan melepaskan pegangannya.
“Korban tersentak saat memegang sling dan langsung terlepas. Diduga akibat sambaran petir yang tidak biasa,” ujar salah satu petugas keamanan di lokasi.
Tidak hanya itu, seorang pekerja lain berinisial D juga mengaku sempat merasakan sengatan listrik ketika menggunakan alat bor listrik. Ia langsung melepaskan alat tersebut setelah merasakan kejutan listrik.
“Rekan kami juga sempat kena sengatan saat pegang bor listrik, langsung dilepas karena terasa menyetrum,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban sempat mengalami perubahan kondisi pada bagian kaki yang terlihat membiru. Ia kemudian mendapat penanganan awal di lokasi sebelum akhirnya dilarikan ke klinik terdekat.
Beruntung, tidak ditemukan luka serius dalam insiden tersebut. Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan dalam keadaan selamat dan stabil.
Sebagai langkah antisipasi, pihak proyek langsung menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan dan mematikan mesin-mesin yang beroperasi di area tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan akan tingginya risiko bekerja di ruang terbuka saat cuaca ekstrem, terlebih di lingkungan proyek yang menggunakan peralatan berbahan logam yang rentan menghantarkan listrik saat terjadi sambaran petir.
(Ytn)


