Suararepublik.id
Jakarta – Organisasi Pemuda Palapa Indonesia Timur resmi menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Barat dalam sebuah pertemuan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Salim Rettob.
Dalam forum tersebut, Ofir Nahak ditunjuk sebagai Ketua DPC Jakarta Barat, didampingi Piter Frangky Benusu, S.H. sebagai Sekretaris, serta Alfridus Moruk sebagai Bendahara. Penetapan ini turut disaksikan oleh Sekretaris Jakarta Pusat, Jemmy Ludji, bersama sejumlah anggota Pemuda Palapa Indonesia Timur lainnya.
Pengukuhan kepengurusan ini tertuang dalam Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Umum Salim Rettob dan Sekretaris Umum Jemmy Ludji pada 1 April 2026 di Jakarta. Keputusan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi, khususnya dalam menjalankan visi pemberdayaan pemuda asal Indonesia Timur yang berdomisili di Jakarta Barat.
Dalam arahannya, Salim Rettob menyampaikan harapan besar terhadap generasi muda Indonesia Timur agar mampu berkembang menjadi lebih solid, kompeten, dan memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan masyarakat.
“Ke depan, kami berharap pemuda Indonesia Timur dapat menjadi lebih baik, solid, serta kompeten di berbagai aspek dan mampu memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya, Selasa (7/6/2026).
Berdasarkan keputusan tersebut, para pengurus diberikan kewenangan penuh untuk menjalankan tugas sesuai dengan peran masing-masing.
“Memberikan kewenangan kepada [Ketua/Sekretaris/Bendahara] Dewan Pimpinan Cabang Jakarta Barat untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kewenangannya,” demikian tertulis dalam surat keputusan tersebut.
Selain itu, keputusan tersebut juga menegaskan:
“Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan pada saat dilantik dan disahkan menjadi satu badan dalam struktur organisasi Pemuda Palapa Indonesia Timur; dan berlaku terhitung sampai dengan batas waktu yang ditentukan dalam AD/ART.”
Dengan terbentuknya kepengurusan yang sah, DPC Jakarta Barat diharapkan segera melakukan konsolidasi internal guna memperkuat organisasi. Penetapan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam meningkatkan peran Pemuda Palapa Indonesia Timur di ibu kota, khususnya dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah Jakarta Barat.
(Ytn)


