JELAJAH

Peron 6-8 Stasiun Bogor Ditutup 90 Hari, Jadwal KRL Alami Penyesuaian

SuaraRepublik
4/14/2026, 23.09 WIB Last Updated 2026-04-14T16:09:19Z

 

Suararepublik.id

Jakarta – Penumpang Commuter Line di Stasiun Bogor perlu bersiap menghadapi perubahan layanan. Mulai Rabu (15/4/2026), peron 6, 7, dan 8 resmi ditutup sementara selama 90 hari guna mendukung proyek perpanjangan rel.


VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penutupan ini berdampak langsung pada operasional perjalanan kereta karena jalur yang terdampak tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.


“Pengguna Commuter Line Bogor yang naik dan turun hanya akan dilayani di peron jalur 2-3 dan peron jalur 4-5,” ujar Karina dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2026).


Selain pengalihan peron, perubahan juga terjadi pada jadwal perjalanan KRL. Karina menyebut terdapat sejumlah penyesuaian waktu keberangkatan dan kedatangan.


“Terdapat penyesuaian 31 jadwal keberangkatan dan kedatangan perjalanan Commuter Line Bogor selama 2-3 menit dari jadwal sebelumnya,” kata dia. Sementara itu, jadwal perjalanan lainnya tetap normal.


Untuk mendukung mobilitas penumpang selama masa pekerjaan, KAI Commuter telah menyiapkan akses sementara berupa selasar dan penyeberangan rel dari pintu masuk sisi barat menuju peron yang masih aktif. Pengaturan keluar-masuk penumpang di hall barat juga akan dilakukan secara situasional, terutama saat jam sibuk.


“Pengguna dari sisi selatan Stasiun juga bisa menggunakan JPO Stasiun Bogor Paledang untuk menuju peron pemberangkatan Commuter Line,” jelasnya.


Proyek perpanjangan jalur ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas layanan di Stasiun Bogor yang saat ini melayani sekitar 98.000 hingga 100.000 penumpang setiap harinya. Setelah rampung, peron 6, 7, dan 8 akan mampu melayani rangkaian Commuter Line dengan stamformasi 12 kereta (SF12), meningkat dari sebelumnya yang hanya maksimal 10 kereta (SF10).


(Ris)

Komentar

Tampilkan