JELAJAH

Tertahan Janji Manis Relokasi SDN 4 Mauk Butuh Perhatian Pemkab Kabupaten Tangerang

SuaraRepublik
5/22/2026, 13.08 WIB Last Updated 2026-05-22T07:21:09Z


Sdn Negri 4 Mau Kabupaten Tangerang 


Suararepublik.id 


TANGERANG – Kondisi infrastruktur di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mauk 4, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kini kian memprihatinkan. Gedung sekolah yang berada di wilayah ibu kota kecamatan ini dinilai sudah tidak layak dan mulai mengganggu kenyamanan serta efektivitas proses belajar mengajar.


​Tragisnya, sekolah yang sempat diwacanakan dan digadang-gadang akan menjadi sekolah percontohan ini, tercatat terakhir kali menerima bantuan pembangunan fisik pada tahun 2017 atau 2018 silam. Rencana menjadikannya sebagai sekolah percontohan dengan fasilitas bangunan yang rapi, hingga kini masih sebatas wacana yang belum terealisasi.


​Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kerusakan terlihat jelas di berbagai sudut sekolah. Plafon di sejumlah ruang kelas tampak rusak dan jebol, sementara beberapa jendela kelas yang sudah lapuk terpaksa ditutup seadanya menggunakan triplek bekas.

Tampak ruang kelas yang sudah tak layak


​Pihak sekolah mengaku bukan tanpa upaya.Berbagai langkah pengajuan perbaikan berulang kali dilayangkan ke dinas terkait, termasuk melalui pemutakhiran data pada sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) oleh pihak operator sekolah. Namun hingga memasuki pertengahan tahun 2026 ini, belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah.


​"Kami sudah coba mengajukan ke dinas untuk perbaikan, karena ini berkaitan langsung dengan kenyamanan belajar mengajar. Lewat operator kami, Pak Karnadi, juga sudah diajukan via Dapodik. Cuma sampai saat ini belum ada tindakan yang konkret untuk sekolah kami," ujar Sofa, salah seorang guru SDN Mauk 4, saat memberikan keterangan pada Jumat (22/05/2026).

​Usut punya usut, mandeknya bantuan renovasi fisik untuk SDN Mauk 4 ini disinyalir lantaran adanya rencana relokasi gedung sekolah ke lokasi baru. Namun, rencana pemindahan tersebut dinilai hanya menjadi "angin surga" karena sudah tiga tahun berjalan tanpa kejelasan realisasi.


​"Alasan resminya kami belum pernah mendengar langsung, tapi informasi dari Ibu Kepala Sekolah katanya memang menunggu relokasi itu. Makanya sekolah kami tidak pernah lagi dapat bantuan apa pun.


 Bocorannya, rencana relokasi itu dari tahu 2023 naik ke 2024, tapi sampai sekarang tahun 2026 belum ada kejelasan. Padahal tanah di belakang Pasar Mauk itu sudah dinyatakan sebagai tanah SDN Mauk 4," ungkap Sofa dengan nada kecewa.


​Kondisi bangunan yang kurang layak ini diakui sangat berdampak pada psikologis dan kenyamanan 217 siswa yang menimba ilmu di sana. Pihak sekolah menegaskan bahwa ruang kelas yang aman dan nyaman adalah modal utama dalam mentransfer ilmu secara maksimal kepada murid.


​Menyikapi kondisi ini, para guru dan staf SDN Mauk 4 menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang serta para anggota dewan yang membidangi pendidikan agar membuka mata. Mereka berharap ada kebijakan nyata yang berpihak pada nasib dan keselamatan sekolah mereka.


​"Katanya dasar pembangunan SDN Mauk 4 ini untuk sekolah percontohan, tapi kalau bentuk bangunannya masih seperti ini, bagaimana? Kami sangat berharap ada kebijakan positif, tolonglah dibantu agar sekolah kami bisa dibangun selayak mungkin," pungkasnya.


(Nuy)

Komentar

Tampilkan