Suararepublik.id
Jakarta – Sebanyak 33 aksi demo atau unjuk rasa hari ini dijadwalkan berlangsung di berbagai lokasi di Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026). Aksi-aksi tersebut digelar oleh berbagai elemen mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga kelompok aktivis dengan membawa isu nasional, lokal, dan internasional.
Berdasarkan jadwal kegiatan yang dihimpun Tim Media kawasan Bundaran HI menjadi salah satu titik dengan konsentrasi massa terbesar. Sedikitnya tiga kelompok mahasiswa dijadwalkan menggelar demonstrasi dengan isu utama terkait pelemahan nilai rupiah, kenaikan harga BBM, harga bahan pokok, hingga kebijakan pemerintah.
Berikut 33 titik aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta Pusat pada Jumat (12/6/2026):
1. 13.00 WIB - Silang Selatan Monas/DanareksaTuntutan: Tolak kenaikan BBM, soroti pelemahan rupiah dan daya beli masyarakat.
2. 11.00 WIB - Kementerian ESDM RITuntutan: Usut dugaan tambang nikel ilegal di Pulau Gebe, Maluku Utara.
3. 13.00 WIB - Kementerian ESDM RITuntutan: Evaluasi penanganan tambang emas ilegal di Musi Rawas Utara.
4. 10.00 WIB - DKPP RITuntutan: Usut penggunaan helikopter dalam pelantikan KPPS Cidaun.
5. 11.00 WIB - Kementerian Perhubungan RITuntutan: Dugaan penyalahgunaan wewenang di KUPP Bungku dan terminal khusus di Morowali.
6. 13.00 WIB - BP BUMN RITuntutan: Evaluasi direksi PLN terkait blackout dan insiden PLTU.
7. 13.00 WIB - Kantor PT PertaminaTuntutan: Usut dugaan korupsi di PT Pertamina.
8. 14.00 WIB - Kantor PT TimahTuntutan: Copot Dirut PT Timah terkait dugaan lemahnya pengawasan tambang ilegal.
9. 16.00 WIB - Kedutaan Besar ASTuntutan: Dukungan pembebasan Palestina dan Al-Aqsa.
10. 11.00 WIB - PT Energy Cahaya IndustrytamaTuntutan: Usut kematian warga di area tambang perusahaan.
11. 09.30 WIB - Kantor Pusat BRITuntutan: Usut kredit bermasalah Rp1,7 triliun dan dugaan korupsi notifikasi BRI-Telkom.
12. 10.00 WIB - Kantor Pusat BRITuntutan: Usut pengadaan layanan notifikasi perbankan BRI-Telkom.
13. 13.00 WIB - Kantor Pusat BRITuntutan: Dugaan korupsi pengadaan layanan notifikasi perbankan.
14. 13.00 WIB - Kantor Pusat BRITuntutan: Pengusutan kasus notifikasi perbankan BRI-Telkom.
15. 13.00 WIB - Kantor BPK RITuntutan: Periksa anggota BPK terkait dugaan korupsi di Muara Enim.
16. 10.00 WIB - PT Dharma Inti BersamaTuntutan: Usut dugaan kecelakaan kerja perusahaan.
17. 13.00 WIB - Kantor PT JakproTuntutan: Periksa dugaan keterlibatan direksi dalam sejumlah proyek Jakarta.
18. 13.00 WIB - PT Merak Chemicals IndonesiaTuntutan: Usut dugaan kebocoran pipa gas kimia di Cilegon.
19. 10.00 WIB - Polsek Metro Tanah AbangTuntutan: Evaluasi penanganan peredaran tramadol dan obat ilegal.
20. 08.00 WIB - Bundaran HITuntutan: Soroti pelemahan rupiah dan kenaikan harga BBM.
21. 10.00 WIB - Bundaran HITuntutan: Tolak pemborosan APBN, turunkan harga BBM dan bahan pokok.
22. 13.00 WIB - Bundaran HITuntutan: Stabilkan rupiah, turunkan BBM dan tingkatkan kesejahteraan guru.
23. 11.00 WIB - Badan Gizi Nasional (BGN)Tuntutan: Evaluasi Kepala Regional BGN Sumut terkait dugaan korupsi.
24. 13.00 WIB - Badan Gizi Nasional (BGN)Tuntutan: Usut dugaan korupsi program makan bergizi gratis (MBG).
25. 13.00 WIB - KPU RITuntutan: Usut penggunaan helikopter pelantikan KPPS Cidaun.
26. 14.00 WIB - DPP Partai DemokratTuntutan: Usut dugaan korupsi dana PON XX Papua.
27.; 14.00 WIB - Kantor Utusan Khusus Presiden RITuntutan: Usut dugaan impor ilegal yang mencuat dalam perkara Blueray Cargo.
28. 13.00 WIB - PT Sinar Mas GroupTuntutan: Audit dugaan aliran modal keluar (capital outflow).
29. 17.00 WIB - KFC CikiniTuntutan: Tolak kenaikan BBM non-subsidi dan usut dugaan korupsi di BGN.
30. 10.00 WIB - PT Medquest Jaya Global & PT Sinergi Utama SejahteraTuntutan: Usut dugaan korupsi alat kesehatan Kemenkes.
31. 13.00 WIB - PT Green SM IndonesiaTuntutan: Pertanggungjawaban atas dugaan kelalaian operasional perusahaan.
32.;13.00 WIB - PT Wilton Wahana IndonesiaTuntutan: Transparansi legalitas dan perizinan usaha pertambangan.
33. 13.30 WIB - PT Wilton Wahana IndonesiaTuntutan: Usut dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang.
Titik yang diperkirakan menjadi pusat konsentrasi massa terbesar berada di Bundaran HI, Kawasan Kebon Sirih (ESDM dan BGN), Jalan Sudirman (BRI), serta Monas, sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas mulai pagi hingga sore hari.
(Tto)


