Suararepublik.id
KEPULAUAN SERIBU – Budaya pilah sampah dari sumber terus menguat di Pulau Untung Jawa. Pemerintah Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan mencatat seluruh rumah warga di tiga RW sudah menerapkan pemilahan sampah. Sebanyak 435 rumah telah dipasangi stiker "Rumah Pilah" dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Sudin LH Kepulauan Seribu* hingga pertengahan 2026.
Capaian 100% di Tiga RW
Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim*, menyebut pemasangan stiker sekaligus monitoring jadi bentuk apresiasi sekaligus penanda rumah yang taat memilah sampah organik dan anorganik.
"Alhamdulillah, seluruh rumah di Kelurahan Pulau Untung Jawa sudah melaksanakan pemilahan sampah dari sumbernya. Dari total rumah di tiga RW, capaian rumah pilah sudah 100 persen. Kami bersama Sudin LH terus monitoring dan pasang stiker sebagai edukasi serta penguatan budaya memilah sampah," ujar Muslim, Kamis 18/6/2026.
Rinciannya
RW 01 ada 172 rumah, 100% rumah pilah, 145 rumah berstiker
RW 02 ada 162 rumah, 100% rumah pilah, 145 rumah berstiker
RW 03 ada 185 rumah, 100% rumah pilah, 145 rumah berstiker
Total stiker terpasang 435 rumah dari 519 rumah yang ada.
Stiker Jadi Identitas Rumah Peduli Lingkungan Petugas Sudin LH Kepulauan Seribu, Iqbal Aziz, menjelaskan stiker dipasang setelah rumah dipastikan memilah sampah dengan benar.
"Stiker ini menjadi identitas bahwa rumah tersebut telah berpartisipasi dalam program pengelolaan sampah dari sumber. Kami apresiasi warga Pulau Untung Jawa yang peduli lingkungan dengan capaian 100 persen," katanya.
Muslim menegaskan keberhasilan ini berkat dukungan masyarakat, kader lingkungan, pengurus RT/RW, serta pendampingan Sudin LH.
"Kami berharap kebiasaan memilah sampah terus dipertahankan sehingga lingkungan Pulau Untung Jawa tetap bersih, sehat, dan nyaman," ungkapnya.
Dengan capaian 100%, Pulau Untung Jawa kini jadi contoh nyata keberhasilan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kepulauan Seribu.


