JELAJAH

Wawali Harris Bobihoe Tegaskan Kota Bekasi Siap Menjadi Kota HAM

SuaraRepublik
6/18/2026, 18.49 WIB Last Updated 2026-06-18T11:49:14Z

Suararepublik.id

Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia (HAM). Upaya tersebut ditandai dengan dialog antara Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dan jajaran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI di ruang kerja Wakil Wali Kota Bekasi.


Dalam pertemuan tersebut, Abdul Harris Bobihoe menegaskan kesiapan Kota Bekasi untuk menjadi Kota HAM yang mampu menghadirkan kenyamanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga.


“Kota Bekasi siap menjadi Kota HAM yang ideal guna mewujudkan kota yang semakin nyaman dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Abdul Harris Bobihoe.


Sebagai langkah konkret, Komnas HAM bersama Pemerintah Kota Bekasi akan menggelar Pelatihan Kota HAM yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta aktivis masyarakat sipil di Kota Bekasi.


Pelatihan tersebut bertujuan memberikan ruang pembelajaran bagi aparatur pemerintah dan masyarakat sipil untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep Kota HAM sekaligus pentingnya implementasi nilai-nilai HAM dalam tata kelola pemerintahan dan kehidupan masyarakat.


Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Abdul Harris Semendawai, menjelaskan bahwa Kota Bekasi memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan konsep Kota HAM karena telah memiliki komitmen dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, birokrasi, hingga masyarakat sipil.


“Komitmen yang telah ada dari pemerintah, birokrasi, maupun masyarakat sipil menjadi modal besar untuk membangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam menyusun berbagai kebijakan menuju Kota HAM,” kata Abdul Harris Semendawai.


Menurutnya, selain memperkuat komitmen, perlu dilakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan dan potensi yang dimiliki Kota Bekasi. Langkah tersebut penting untuk mengintegrasikan berbagai inisiatif yang telah berjalan, seperti program kota layak anak, transparansi pemerintahan, dan program lainnya yang sejalan dengan prinsip-prinsip HAM.


“Pemetaan masalah dan potensi yang ada perlu dilakukan, termasuk bagaimana memayungi berbagai inisiatif yang telah berkembang di Kota Bekasi, seperti kota layak anak dan transparansi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota HAM,” ujarnya.


Semendawai menambahkan, kesamaan persepsi antara Komnas HAM dan Pemerintah Kota Bekasi menjadi faktor penting dalam mendukung terwujudnya Kota Bekasi sebagai Kota HAM.


“Membangun kesepahaman antara Komnas HAM dan Kota Bekasi menjadi hal yang penting agar berbagai inisiatif menuju Kota HAM dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.


(Red)


Komentar

Tampilkan