Suararepublik.id
Serang - Kepala Kantor Kewilayahan (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten H. Amrullah menegaskan, bahwa pelaksanaan Wisuda tahun ajaran 2025-2026
merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan agama dan membentuk generasi emas bangsa yang unggul, berkarakter, serta memiliki ketahanan mental yang baik.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Haflatun Najaj Wa Tafwidusy Syahadah, Ponpes Sabilurrohman Kampus 2 Cibajo Kelurahan Pasuluhan Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (14/06/2026).
Dalam kesempatan itu, Amrullah menjelaskan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus didukung oleh kecerdasan emosional, spiritual, dan ketahanan diri.
"Pendidikan keagamaan MI (Maĺdrasah Ibtidaiyah), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA)
dan sekolah - sekolah yang berbasis pendidikan islam memiliki peran penting dalam membentuk keempat aspek tersebut secara seimbang," ujarnya.
“Terdapat empat pilar dasar kecerdasan anak, yaitu kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan ketahanan diri. Terkait penguatan ketahanan kualitas intelektual, kami menilai kegiatan seperti wisuda ini menjadi salah satu sarana yang baik untuk membangun kepercayaan diri dan motivasi peserta didik,” tambah Amrullah.
Ia juga menambahkan, Wisuda tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian belajar para peserta didik atau santri, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan karakter, kedisiplinan, dan mental tangguh yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
Ia juga mengapresiasi peran sekolah formal baik non formal yang secara konsisten mendukung pengembangan pendidikan keagamaan non formal di tengah masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar kualitas pendidikan agama semakin meningkat," pintanya.
“Semoga dampak positif yang dilakukan dapat semakin luas. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan mental dan fisik,” katanya lagi.


