JELAJAH

Tri Adhianto Dorong Kerukunan Umat Beragama Saat Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius Jatisari

SuaraRepublik
7/16/2026, 19.09 WIB Last Updated 2026-07-16T12:10:15Z

Suararepublik.id

Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dengan memberikan kepastian hukum terhadap pendirian rumah ibadah yang memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri peletakan batu pertama Gereja Katolik TNI–Polri St. Ignatius Jatisari, Paroki Kampung Sawah, Keuskupan Agung Jakarta, di Jatisari, Kota Bekasi.


Acara tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Drs. Suparman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta jemaat yang mengikuti prosesi dimulainya pembangunan gereja.


Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa setiap pembangunan rumah ibadah di Kota Bekasi akan mendapatkan kepastian hukum selama telah memenuhi seluruh persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan, norma adat, dan mekanisme yang berlaku.


"Pemerintah hadir untuk memberikan kepastian hukum. Sejalan dengan visi Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya, setiap rumah ibadah memiliki hak untuk dibangun sepanjang seluruh persyaratan dan mekanisme yang berlaku telah ditempuh," ujar Tri Adhianto.


Menurut Tri, pembangunan rumah ibadah tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga harus menjadi sarana memperkuat keimanan, membangun karakter, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.


Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitar gereja dengan melakukan penghijauan melalui penanaman pohon agar kawasan tersebut menjadi lebih hijau, teduh, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.


Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mewariskan kota yang damai, harmonis, dan penuh toleransi bagi generasi mendatang. Menurutnya, capaian Kota Bekasi sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia harus terus dipertahankan melalui penguatan persatuan dan kebersamaan.


Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Jatisari yang selama ini mampu menjaga kehidupan yang rukun di tengah keberagaman. Ia menilai Kampung Sawah menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong dan toleransi mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warga.


(Red)


Komentar

Tampilkan