JELAJAH

Kukuh Prabowo Resmi Jadi Ketum ASPHIJA 2026-2029, Siap Bawa Jakarta Jadi Destinasi Wisata Internasional

SuaraRepublik
3/10/2026, 18.36 WIB Last Updated 2026-03-10T11:36:24Z

 

Suararepublik.id

Jakarta – Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (ASPHIJA) resmi memulai babak baru kepemimpinan. Bertempat di Whiz Prime Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (10/03/2026), Kukuh Prabowo resmi dilantik sebagai Ketua Umum ASPHIJA untuk periode 2026-2029.


​Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para tokoh senior industri hiburan, perwakilan asosiasi pariwisata, hingga jajaran pemerintah daerah. Selain prosesi pelantikan, momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus buka puasa bersama para pengusaha hiburan di Jakarta.



​Ketua Panitia Pelaksana, Gea Hermansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan di tengah kompleksitas tantangan industri hiburan saat ini. Ia mengingatkan kembali perjuangan ASPHIJA di masa lalu, mulai dari negosiasi tarif royalti, menghadapi hantaman pandemi COVID-19, hingga advokasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).


​"Banyak persoalan industri hiburan yang tidak bisa kita selesaikan sendiri-sendiri. Kekuatan kebersamaan sangat dibutuhkan," kata Gea di hadapan para anggota.


​Senada dengan Gea, pembina ASPHIJA, Rudi Susanto, memberikan dukungannya penuh kepada kepengurusan baru. Ia berharap di bawah kepemimpinan anak muda seperti Kukuh Prabowo, asosiasi bisa semakin kompak dan jaya.


"Terima kasih, selamat malam. Semoga hari ini dilantik oleh mungkin dengan Pak Ivan dan kawan-kawan. Semoga Pak Kukuh yang muda belia ini bisa mengemban tugas asosiasi dengan sukses. Dan saya mengharapkan kita semua kompak dan dukung supaya kita bersatu dan berjaya di tahun-tahun yang akan datang. Merdeka!," ujar Rudi.


Visi Jakarta sebagai Destinasi Wisata Global


​Dalam pidato perdananya, Ketua Umum terpilih Kukuh Prabowo menyatakan kesiapannya mengemban amanah besar tersebut. Kukuh menyoroti visi untuk membawa Jakarta bersaing dengan kota-kota besar di ASEAN sebagai destinasi wisata internasional.


​"Besar harapan saya di masa depan kita dapat bersaing dengan negara ASEAN lainnya untuk menjadikan Jakarta kota destinasi wisata internasional. Di dalam asosiasi kita saling menguatkan, agar kita semua dapat berjaya bersama," tegas Kukuh.


​Pelantikan ini juga mendapatkan perhatian dari berbagai organisasi mitra, di antaranya:


• ​Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO)

• ​Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)

• ​Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO)

• ​Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta


​Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, ASPHIJA diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan industri ekonomi kreatif dan pariwisata di Jakarta selama tiga tahun ke depan.


Komentar

Tampilkan