![]() |
Jakarta – Deklarasi Damai Jelang Hari Buruh Sedunia dan dialog dengan serikat buruh pelabuhan, yang di gelar di polres pelabuhan tanjung priok,untuk menjelang Hari Buruh di awal bulan depan.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. membuka kegiatan tersebut, beliau mengatakan Deklarasi Damai serta dialog ini agar menjadi wadah untuk mendengarkan atau mengetahui langsung semua permasalahan yang dihadapi para buruh husunya di pelabuhan tersebut.
Agar hubungan antara Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan para buruh setempat yang selama ini sudah terjalin dengan baik dan erat,Kapolres pelabuhan tanjung priok juga menyampaikan harapan kedepan dan setereusnya hubungan tersebut menjadi lebi baik dan semakin kuat.
“Deklarasi dan Dialog ini kita lakukan untuk menyerap aspirasi buruh secara langsung. Hubungan yang sudah baik ini harus terus dijaga dan diperkuat. Persoalan ketenagakerjaan juga merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diselesaikan secara kolektif oleh seluruh pihak terkait,” kata AKBP Aris dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Beliau juga memaparkan perkembangan situasi global saat ini menjadi pusat perhatian. Terutama dalam mengetahui dinamika ketenagakerjaan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.
“Seperti yang di rasakan dengan kondisi global saat ini tentu berdampak sampai ke tingkat lokal, salah satunya termasuk di sektor ketenagakerjaan. Karena itu, hal ini perlu kita cermati dan antisipasi bersama,” jelasnya
Kapolres menambahkan pemerintah memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh. oleh sebab itu beliau menegaskan bahwa intansi kepolisian akan selalu hadir sebagai fasilitator dan mediator dalam menjaga hubungan industrial yang kondusif antara pekerja atau buruh dengan pihak pengusaha yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya.
Kapolres mengatakan kami dari intansi kepolisian siap menjadi fasilitator dan mediator agar hubungan antara buruh dan pengusaha tetap berjalan dengan baik, kondusif, dan saling mendukung serta menguntungkan baik dari pihak buruh atau pihak pengusaha, ucapnya.
Selanjutnya dia berharap ada solusi yang konstruktif dan berkeadilan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan harmonis. Untuk itu, dia menekankan pentingnya silaturahmi serta penguatan kerja sama antara buruh, pengusaha, dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi buruh.
Pada kesempatan itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok juga menekankan siap membantu apabila terdapat permasalahan yang dihadapi para buruh.
Setelah Dialog dilanjutkan Deklarasi Damai Hari Buruh Sedunia (May Day) Tahun 2026 berisi Janji bersama Buruh Pelabuhan Tanjung Priok akan selalu menjaga Kamtibmas serta menjamin perayaan Hari Buruh Sedunia (May Day) Tahun 2026 berjalan aman, damai dan sejuk.
Dalam acara itu turut hadir, Sekertaris Kota Jakarta Utara H Iyan Sofyan, Dandim 0502 / Jakarta Utara KOLONEL Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P., EGM Pelindo II Cabang Tanjung Priok Yandri Saputra, Perwakilan KSOP, Ketua SP JICT Bayu Saptari, Ketua DPP SPPI Bersatu Nofri, Ketua PC FSPMI Amirudin, Ketua PUK FSP. RTMM-KSPS Wisudi, Wakapolres, Kasatintelkam, Kasatreskrim, Kasatbinmas, Kapolsek jajaran serta perwakilan asosiasi pengusaha, dan berbagai organisasi buruh serta serikat pekerja.
(Ytn)


