JELAJAH

Perkuat Pilar Adat di Papua Tengah, BMP RI Gelar Silaturahmi dan Dialog dengan Kepala Suku

SuaraRepublik
4/22/2026, 21.51 WIB Last Updated 2026-04-22T14:51:26Z

Suararepublik.id

Nabire – DPD Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Tengah menunjukkan kepedulian terhadap tokoh adat di Bumi Cendrawasih. Rabu (22/4/2026), jajaran pengurus DPD BMP RI membagikan sembako sekaligus berdiskusi dengan 35 Kepala Suku Simapitoa di Kabupaten Nabire.


Kegiatan berlangsung di Kompleks Perumahan Pemda Jayanti, Wadio, tepatnya di kediaman Kepala Suku Nabire Kota, Markus Butu. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan yang dihadiri para pimpinan adat dari berbagai wilayah di Provinsi Papua Tengah.


Wakil Ketua DPD BMP RI Papua Tengah Samuel Sauwyar hadir memimpin delegasi. Ia menegaskan pertemuan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga ruang mendengar langsung aspirasi para tokoh adat.


Salah satu aspirasi disampaikan Kepala Suku Sukikai Selatan, Edmondus Semu. Menurutnya, kepala suku berperan vital sebagai garda terdepan dalam meredam konflik sosial di masyarakat. Karena itu, ia berharap ada pengakuan legal dari pemerintah.


"Pemerintah perlu lebih memperhatikan masyarakat, khususnya pelayanan publik. Kami para kepala suku siap bekerja menjaga stabilitas, namun kami membutuhkan pengakuan legal berupa tanda pengenal resmi dari pemerintah pusat maupun daerah agar peran kami lebih kuat di lapangan," ungkap Edmondus.


Harapan itu diamini 35 kepala suku yang hadir. Mereka menginginkan hubungan sinergis yang lebih formal dengan pemerintah agar setiap langkah mediasi dan pelayanan kepada warga memiliki legitimasi yang sah.


Menanggapi hal tersebut, Samuel Sauwyar menyatakan DPD BMP RI Papua Tengah berkomitmen mengawal aspirasi para tokoh adat. Ia menyebut keberadaan kepala suku adalah pilar stabilitas di Papua.


"Pertemuan hari ini bukan sekadar berbagi sembako, tetapi mempererat tali persaudaraan. Kami mendengar langsung kegelisahan dan harapan para orang tua kita, para kepala suku. Sinergi ini harus terus dijaga demi kemajuan Papua Tengah dalam bingkai NKRI," ujar Samuel.


Kegiatan ditutup ramah tamah dalam suasana akrab. Hadir jajaran pengurus DPD BMP RI antara lain Firmansyah Djumati dari Bidang Pemberdayaan Pemuda, Ny. Merfina J.I. Reyaan selaku Wakil Bendahara, Paulus A. Sayori dari Bidang Seni dan Budaya, serta jajaran sekretariat lainnya.


Dari pihak tokoh adat, hadir Melkianus Muyapa selaku Kepala Suku Besar Mee, Fabianus Tebay selaku Kepala Suku Kabupaten Nabire, serta puluhan kepala suku dari wilayah Siriwo, Mapia, Paniai, hingga Wagete.


Momentum ini diharapkan memperkuat koordinasi antara tokoh adat dan pemerintah daerah agar pelayanan publik di Papua Tengah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Komentar

Tampilkan