Suararepublik.id
Jakarta – Komunitas warga yang tergabung dalam Paguyuban Putra-Putri Wilayah Papanggo (PPWP) sukses menggelar acara deklarasi untuk mengajak masyarakat luas lebih peduli terhadap kemajuan bangsa. Acara yang berlangsung dengan khidmat ini juga diwarnai dengan penyerahan jaminan asuransi ketenagakerjaan melalui kerja sama dengan pihak BPJS Perisai.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPWP, Harhadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut dari awal hingga akhir. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini diinisiasi untuk membangun kepedulian yang dimulai dari tingkat paling bawah.
"Kami selaku panitia dari Putra-Putri Wilayah Papanggo mengajak bersama-sama untuk berdeklarasi untuk Masyarakat Peduli Bangsa dari akar rumput," ujar Harhadi di Sunter Permai Jakarta Utara, Sabtu (16/5/2026).
Harhadi juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada BPJS Perisai atas dukungan penuh yang diberikan dalam menyukseskan jaminan ketenagakerjaan bagi warga, khususnya terkait perlindungan kecelakaan kerja dan kematian. Melalui kolaborasi ini, pihak paguyuban berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program-program pemerintah.
"Harapan ke depan, ya semuanya kita selalu berkoordinasi, kita terus mengawal kegiatan-kegiatan yang masuk ke wilayah Papanggo. Apa pun itu bentuknya, kita akan peduli dengan social control," tambahnya.
Usung Konsep 4M untuk Merangkul Masyarakat
Di lokasi yang sama, Ketua Umum sekaligus Pendiri Putra-Putri Wilayah Papanggo, Ahmad Gozali, menjelaskan bahwa paguyuban ini mengusung misi penting yang disebut dengan gerakan 4M.
"Kami di sini mengajak 4M: mengajak, membimbing, mengayomi, merangkul," tegas Ahmad Gozali.
Ia mengaku sangat bangga dan terhormat bisa memimpin warga dalam menyatukan hati, pikiran, dan tenaga demi persatuan Indonesia. Menanggapi program pemberian asuransi BPJS Perisai, Ahmad Gojali mengonfirmasi bahwa seluruh warga yang hadir dan terdaftar menggunakan KTP serta nomor ponsel akan mendapatkan fasilitas perlindungan tersebut, tidak terbatas pada penyerahan simbolis saja.
Acara deklarasi ini tidak hanya dihadiri oleh warga asli Papanggo (wilayah yang mencakup kawasan Danau Cincin/Waduk Cincin dan Jakarta International Stadium/JIS), tetapi juga merupakan gabungan dari beberapa daerah sekitar, seperti Warakas, Sungai Bambu, hingga Kampung Bahari.
Ke depannya, Ahmad Gozali berharap paguyuban ini bisa menjadi jembatan yang efektif bagi masyarakat menengah ke bawah agar tidak ada lagi warga yang terbengkalai dalam mendapatkan hak jaminan sosial dari pemerintah.
(Ris)


