JELAJAH

Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi Camat dan Lurah untuk Harmoni Sosial

SuaraRepublik
5/07/2026, 21.08 WIB Last Updated 2026-05-07T14:08:33Z

Suararepublik.id

Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengajak seluruh camat dan lurah di Kota Bekasi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menciptakan harmoni sosial di tengah masyarakat.


Menurut Abdul Harris Bobihoe, kegiatan yang digelar tersebut menjadi wadah penting untuk membangun komunikasi dan koordinasi antarperangkat wilayah demi menjaga kondusivitas Kota Bekasi.


“Kegiatan ini merupakan ruang interaksi dan dialog. Pertemuan ini digelar sebagai ajang koordinasi, terutama bagi para perangkat wilayah, sekaligus memperkuat sinergi dalam mengimplementasikan semangat menjaga kerukunan dan harmoni sosial,” kata Wawali Abdul Harris Bobihoe, Kamis (7/5/2026).


Ia menegaskan, hasil dari kegiatan tersebut tidak boleh berhenti di tingkat pimpinan wilayah saja, tetapi harus diterapkan hingga lingkungan masyarakat paling bawah.


“Kegiatan ini merupakan ruang interaksi, sebenarnya bukan hanya birokrasi yang ada di pimpinan wilayah, namun hasil dari kegiatan ini harus sampai dengan di bawah. Yang paling utama adalah memahami kondisi wilayahnya, koordinasi bersama-sama hingga lingkup RW dan RT,” jelas Abdul Harris Bobihoe.


Dalam kesempatan itu, Abdul Harris Bobihoe juga menyinggung situasi yang sempat terjadi pada Agustus lalu saat aksi unjuk rasa berlangsung di sejumlah wilayah. Ia menilai penanganan situasi saat itu dapat berjalan baik berkat kolaborasi antara Forkopimda, tokoh masyarakat, camat, lurah, hingga pengurus lingkungan.


Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bekasi. Ia pun menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum bersama untuk terus menjaga Kota Bekasi agar tetap aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat.


Selain itu, Abdul Harris Bobihoe mengingatkan jajarannya bahwa dalam upaya mewujudkan Bekasi sebagai kota global yang berdaya saing, pemerintah tidak hanya dituntut menghasilkan kebijakan yang baik, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi yang terbuka dan jujur kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, ia juga memaparkan sejumlah potensi kerawanan yang dapat muncul di wilayah dan meminta para pimpinan wilayah menyikapinya secara bijak serta mengedepankan penyelesaian yang humanis.


Di akhir sambutannya, Abdul Harris Bobihoe kembali menekankan pentingnya meningkatkan sinergitas lintas sektor antara camat, lurah, dan tokoh masyarakat demi menjaga persatuan dan keharmonisan di Kota Bekasi.


(Red)







Komentar

Tampilkan