Suararepublik.id
Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan pembentukan lembaga baru yang akan berfokus pada pengawasan serta pengembangan kawasan industri di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola kawasan industri sekaligus mendorong daya saing sektor manufaktur nasional.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Tri mengatakan lembaga tersebut akan bernama Dewan Kawasan Industri Nasional (DKIN). Nantinya, DKIN akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua.
Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita akan menjabat sebagai Ketua Harian. Keanggotaan DKIN akan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, serta perwakilan pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan industri.
Selain itu, operasional dewan akan didukung oleh sebuah sekretariat yang dipimpin secara ex officio oleh pejabat struktural di Kementerian Perindustrian. Skema tersebut disiapkan agar pelaksanaan tugas DKIN tetap selaras dengan kebijakan Kemenperin.
Menurut Tri, pembentukan DKIN bertujuan mempercepat pembangunan kawasan industri secara nasional sekaligus mengatasi berbagai persoalan yang selama ini memerlukan koordinasi lintas sektor.
Nantinya, dewan tersebut akan memiliki sejumlah tugas strategis, mulai dari merumuskan kebijakan percepatan pembangunan kawasan industri, menyusun strategi pengembangan, menyelesaikan persoalan lintas kementerian dan lembaga, hingga mengawasi implementasi kebijakan di bidang kawasan industri.
Meski demikian, pemerintah belum mengungkapkan jadwal pasti pembentukan DKIN maupun target waktu lembaga tersebut mulai beroperasi. Namun, kehadiran badan baru ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri nasional dan meningkatkan daya saing manufaktur Indonesia di pasar global.
(Tto)


