Suararepublik.id
Jakarta – Pembangunan Pasar Gardu Asem yang juga dikenal sebagai Pasar Jamblang di wilayah Kemayoran Jakarta pusat, kembali menuai sorotan pasalnya kini dikeluhkan warga sekitar, menyusul munculnya kerusakan pada sejumlah rumah yang berbatasan langsung dengan area pembangunan.
Salah satu warga RT 07/RW 08 mengaku mengalami keretakan pada bagian rumahnya sejak proses pembongkaran pasar dimulai. Ia menyebut getaran dari aktivitas proyek terasa hampir setiap hari dan semakin lama berdampak pada kondisi bangunan.
“Saat pembongkaran pasar, rumah saya terutama kamar mandi mulai retak. Getarannya seperti gempa, hampir setiap hari terasa. Bahkan saya sempat teriak karena takut rumah roboh,” ungkap warga saat ditemui di lokasi proyek, Senin (27/4/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya aktivitas proyek di sekitar wilayah RT 07/RW 08. Sejumlah pekerja terlihat masih melakukan pekerjaan, meski warga mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan.
Diketahui, warga terdampak dan perwakilan proyek sempat menggelar pertemuan untuk membahas persoalan tersebut dan mencari solusi atas kerusakan yang terjadi. Namun hingga kini belum ada kejelasan tindak lanjut dari pihak pengelola pasar.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Pasar Gardu Asem, Rijal, tidak memberikan tanggapan. Beberapa kali dihubungi, yang bersangkutan juga tidak merespons pertanyaan wartawan terkait hasil pertemuan dengan warga.
Sikap bungkam tersebut memunculkan tanda tanya,keterbukaan informasi di tengah masyarakat itu di perlu, Warga berharap pihak pengelola maupun instansi terkait segera turun tangan untuk meninjau kondisi di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Pasar Gardu Asem.
(Ytn)


