Suararepublik.id
Bekasi – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI untuk meninjau infrastruktur Stasiun Bekasi Timur serta perlintasan rel kereta api di kawasan Bulak Kapal, Kota Bekasi, Jumat (22/5/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rencana pembangunan flyover guna mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.
Kegiatan itu menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bekasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi. Flyover Bulak Kapal dinilai sebagai salah satu solusi strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi akibat perlintasan kereta api sebidang.
Kunjungan Komisi V DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Syaiful Huda, S.I.Kom., M.K.P dari Fraksi PKB daerah pemilihan Jawa Barat VII. Turut hadir sejumlah anggota Komisi V DPR RI dari berbagai fraksi, di antaranya Dra. Yasti Soerjo Mokoagow dari Fraksi PDIP, Zigo Rolanda dari Fraksi Golkar, Ade Ginanjar dari Fraksi Golkar, Drs. Hamka B. Kady dari Fraksi Golkar, Ir. Sriyanto Saputro dari Fraksi Gerindra, Yuliansyah dari Fraksi Gerindra, H. Mori Hanafi dari Fraksi NasDem, serta H. Sudjatmiko dari Fraksi PKB.
Dalam agenda tersebut, Plh Wali Kota Bekasi turut didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, serta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.
“Peninjauan dilakukan dengan melihat langsung kondisi akses transportasi dan titik perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik kepadatan kendaraan yang cukup tinggi di Kota Bekasi, khususnya pada jam sibuk,” ujar Plh Wali Kota Bekasi.
Selain melakukan peninjauan lapangan, rombongan Komisi V DPR RI juga membahas rencana pembangunan flyover sebagai solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat. Keberadaan flyover nantinya diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan yang sering terjadi akibat penutupan perlintasan kereta api.
“Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik perhatian Komisi V DPR RI terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat penting guna mempercepat realisasi proyek strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat,” lanjutnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur transportasi di Kota Bekasi berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Red)


