JELAJAH

Prabowo Siapkan 1.098 Sapi Kurban untuk Iduladha 2026, Semua dari Peternak Lokal

SuaraRepublik
5/26/2026, 13.46 WIB Last Updated 2026-05-26T06:46:29Z

Suararepublik.id

Jakarta – Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan anggaran pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto tahun 2026 mencapai sekitar Rp100 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden.


“Jadi sumber anggarannya dari APBN ya melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden. Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu memengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar, Rp100 miliar,” kata Juri kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).


Pemerintah menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban yang terdiri dari 598 ekor untuk daerah-daerah serta 500 ekor lainnya diberikan kepada lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat. Pengadaan hewan kurban itu dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, hingga dinas peternakan dan kesehatan hewan di daerah.


Selain itu, pemerintah juga menggandeng Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) bersama para penyedia hewan kurban guna memastikan seluruh sapi memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan hewan kurban.


“Sehingga, dalam hal pemenuhan sejumlah atau 1.098 sapi ini, bisa kami dapatkan dengan baik atas kerja sama dengan mereka, dengan penyedia hewan kurban, dan dengan pihak-pihak yang memastikan seluruh hewan kurban ini memiliki kualifikasi atau syarat-syarat untuk menjadi sapi kurban,” ujarnya.


Juri menegaskan seluruh sapi kurban Presiden berasal dari peternak lokal di berbagai daerah Indonesia. Menurutnya, program tahunan tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi peternak untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak mereka.


“Sumber-sumber sapi tadi semuanya berasal dari peternak lokal ya, peternak lokal sehingga diharapkan mereka dapat momentum ini, mereka dapat jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi, karena mereka tahu setiap tahun Bapak Presiden akan meminta mereka untuk menyediakan sapi kurban,” jelasnya.


Pemerintah juga berharap distribusi sapi kurban Presiden dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat industri peternakan nasional agar semakin mandiri dan mampu memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.


“Pak Presiden juga berharap supaya ini juga momentum untuk pengembangan ya industri peternakan di Indonesia secara mandiri dan memenuhi kebutuhan pangan khususnya daging sapi dalam negeri,” kata Juri.


(Ris)

Komentar

Tampilkan