JELAJAH

Panel Surya dan Bank Sampah Dongkrak Proklim Lestari di Pulau Panggang

SuaraRepublik
7/21/2026, 15.23 WIB Last Updated 2026-07-21T08:23:21Z

Suararepublik.id

Jakarta – Tim Verifikator Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan verifikasi lapangan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari di RW 05 Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara , Selasa (21/07/2026). Kegiatan ini merupakan tahap pencocokan data laporan dengan kondisi nyata di lapangan.


Anggota Tim Verifikator KLH, Dika Aditya mengatakan, verifikasi tidak hanya untuk menilai, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pertukaran informasi.


“Tujuan verifikasi ini adalah melakukan pengecekan data dan kondisi lapangan. Jadi bukan semata-mata penilaian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan serta pertukaran informasi antara tim verifikator dan masyarakat,” ujarnya.


Menurut Dika, tim verifikator juga berperan sebagai penghubung antara masyarakat dengan tim penilai tingkat nasional, serta memberikan masukan untuk penguatan program lingkungan.


“Kami berharap proses verifikasi dilakukan secara terbuka agar informasi yang diperoleh sesuai kondisi. Melalui kegiatan ini kami juga ingin belajar praktik-praktik baik yang telah dilakukan masyarakat RW 05 Pulau Panggang,” katanya.


Hermansyah (39), perwakilan kandidat Proklim Lestari RW 05, menyebut masyarakat terus menjalankan program lingkungan untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.


“Sebagian besar warga sudah menggunakan lampu hemat energi dan pemanfaatan energi surya terus bertambah. Banyak nelayan maupun warga yang memasang panel surya sebagai sumber energi alternatif,” terangnya.


Ia menambahkan, kegiatan konservasi seperti peningkatan vegetasi, pengelolaan sampah, penguatan bank sampah, dan edukasi warga dilakukan secara berkelanjutan. 


“Semua unsur masyarakat di RW 05 bergerak bersama. Selain memperkuat ekosistem pesisir, kegiatan ini juga mendukung ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim,” ungkapnya.


Upaya tersebut membuahkan hasil. Selama dua tahun terakhir RW 05 meraih sejumlah penghargaan di bidang lingkungan dan konservasi. Pada 2026, wilayah ini juga mendapat apresiasi Anugerah Desa Wisata karena dinilai memiliki ketahanan dan keberlanjutan lingkungan.


“Penghargaan yang kami terima membuktikan bahwa masyarakat tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga menjaga lingkungan dan membangun ketahanan wilayah terhadap perubahan iklim,” tandas Hermansyah.


(Red)

Komentar

Tampilkan