JELAJAH

KRL Berhenti Usai Tertemper Taksi, Green SM Indonesia Angkat Bicara soal Insiden Bekasi Timur

SuaraRepublik
4/28/2026, 16.52 WIB Last Updated 2026-04-28T09:53:11Z

Suararepublik.id

Bekasi – Perusahaan taksi Green SM Indonesia memberikan tanggapan atas insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa tersebut bermula saat KRL dilaporkan berhenti setelah sebelumnya tertemper oleh kendaraan taksi milik perusahaan tersebut.


Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, terlihat sebuah taksi berada di tengah jalur rel sebelum akhirnya KRL Commuter Line menabraknya. Insiden ini kemudian berujung pada kecelakaan yang lebih besar.


Melalui unggahan resmi di akun Instagram, pihak Green SM Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus memastikan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang. Perusahaan juga menegaskan komitmennya dalam mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.


"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas. Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan. Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," demikian pernyataan tersebut.


Sebelumnya, pihak PT Kereta Api Indonesia juga telah memberikan penjelasan terkait kronologi awal kejadian. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebut KRL dalam kondisi berhenti setelah tertemper taksi di perlintasan.


"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti," ungkap Franoto, Senin.


(Ris)

Komentar

Tampilkan